PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MAGISTER MPI KONSENTRASI BK MENUJU KONSULTAN BK DI MADRASAH

Ahmad Sarkawi(1*), Makmur Syukri(2), Adinda Suciyandani(3),

(1) Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
(2) Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
(3) Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
(*) Corresponding Author

Abstract


Keberadaaan madrasah yang cukup lama telah berhasil merebut perhatian kalangan profesional untuk melakukan berbagai penelitian, inovasi dan kreasi terbaru. Hal ini dilakukan agar eksistensi madrasah semakin baik ditengah-tengah sistem pendidikan di Indonesia. Keberadaan layanan bimbingan dan konseling menjadi salah satu poin penting yang harus diberikan ruang agar sumbangsihnya semakin baik. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui pengembangan kemampuan magister MPI konsentrasi BK saat menjadi konsultan di madrasah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada program Magister MPI konsentrasi BK di FITK UINSU Medan. Subjek dalam penelitian ini melibatkan dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan di lingkungan program Magister MPI konsentrasi BK. Instrumen pengumpulan data penelitian dengan menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) kondisi kemampuan magister MPI konsentrasi BK saat menjadi konsultan di madrasah berada pada kategori baik. Selanjutnya diprediksi sanggup menjalankan fungsi dan perannya sebagai konsultan di madrasah. 2) pengembangan kemampuan magister MPI konsentrasi BK diarahkan kepada pengembangan kemampuan profesional dan kepribadian. Perpaduan teknologi dan konseling, pemanfaatan laboratorium, pembentukan forum diskusi, internalisasi ilmu keislaman dalam konseling dan pendirian program magister BK/BKPI. 3) faktor yang menghambat pengembangan kemampuan magister MPI konsentrasi BK saat menjadi konsultan di madrasah adalah ketersediaan sarana dan prasarana, perhatian yang kurang penuh.


Full Text:

PDF

References


Afrilianasari. (2014). Teori Pengembangan. Surabaya.Aksara.

Alfiyana, Y. (2008). Validitas dan Reliabilitas dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Kepercayaan Indonesia. (12). 2.

Amalianingsih, R & Herdi. (2021). Studi Literatur: Faktor Pendukung dan Penghambat dalam Penyelenggaraan Program Bimbingan dan Konseling di SMK. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan. (5). 1.

Anjar, T. (2011). Peranan Konsultasi Konselor Sekolah. Jurnal Guidena. (1). 1.

Ardana. (2012). Manajemen Sumberdaya Manusia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ardiansyah, M. A. (2015). Pengertian Madrasah Unggulan. Majalah Pendidikan. Corey. (2013). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Canada:

Bandung: Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati. Belmont.

Emzir. (2016). Metodologi Penelitian Analisis Data. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Hadi, P. (2014). Strategi Pengembangan Potensi Desa Wisata Brajan Kabupaten Sleman. Akademi Pariwisata Yogyakarta: Jurnal Media Wisata

Haryati. (2020). Online Counseling Sebagai Alternatif Strategi Konselor dalam Melaksanakan Pelayanan E Counseling di Era Industri 4.0. Buletin of Counseling and Psychotherapy. (2). 1.

Irfandi, M. (2015). Pengembangan Pembelajaran. Medan: Universitas Negeri Medan.

Kamaruzzaman. (2016). Analisis Faktor Penghambat Kinerja Guru BK Sekolah Menengah Atas. Jurnal Sosial Horizon. (3). 2.

Kulsum, S., et al. (2020). Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Direktur Jenderal; Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Latifah. (2018). Analisis pengaruh kompetensi dan kemampuan personal terhadap kinerja. Forum Ekonomi. (20). 2.

Majid, A. (2005). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya. Mardalis. (1999). Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi

Masdudi. (2015). Bimbingan dan Konseling Perspektif Sekolah. Cirebon: Nurjati Press.

Muhajir. (2010). Pergeseran Kurikulum Madrasah dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Disertasi: UIN Jakarta.

Muslih. (2018). Upaya Pengembangan Kurikulum Prodi S.2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Walisongo Semarang. NAdwa: Jurnal Pendidikan Islam. (12). 1.

Nizar, S. (2013). Sejarah Sosial dan Dinamika Intelektual Pendidikan Islam Indonesia. Jakarta: Kencana.

Nurindahsari, F & Nusantoro, E. (2015). Faktor Penghambat Proses Layanan Konseling Individual di SMA Se Kota Cilacap. (4). 4.

Pratama, L., et al. 2023. Faktor Penghambat Guru BK dalam Melaksanakan Program Bimbingan dan Konseling di SMA Se Kota Sungai Penuh. Journal on Education. (6). 1.

Prayitno. (2009). Arah Kinerja Profesional Konselor Sekolah. Padang: PPK-Jurusan BK-UNP.

Putra, N. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.Quarterly

Ramud, F. (2022). Manajemen Peningkatan Mutu Kompetensi Guru. (Sebuah Konsep, Teori dan Penelitian Manajemen). Bogor: Azkiya Publishing.

Rijal, M. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. (21). 1.

Robbins. (2008). Perilaku Organisasi. Jakarta: Grasindo.

Rusdiana. (2021). Panduan Kerja Magang Manajeme Pendidikan Islam.

Salim & Syahrum. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Cipta Pustaka Media.

Salmiati, Hasbahuddin & Bakhtiar, M. I. (2018). Pelatihan Konselor Sebaya Sebagai Strategi Pemecahan Masalah Siswa. Matappa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. (1). 1.

Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran, Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.

Shertzer, Bruce & Stone-Shelly C. (1974). Fundamental of Counseling. Boston: Houghton Mifflin Company.

Soeprapto, S & Jirzanah. (1995). Dasar-Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan di Indonesia. Jurnal Filsafat.

Sugiyono (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.

Surya, M. (1998). Dasar-Dasar Penyuluhan (Counselling). Jakarta: Dirjen Dikti.

Suwarjo. (2008). Modul Pelatihan Praktik Keterampilan Konseling. Yogyakarta: Bandung: Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati.

Syaukani. (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan. Medan: Perdana Publishing. Watson, T., S & Robinson,S., L. 1996. Direct behavioral consultation: An Alternative to Traditional Behavioral Consultation. School Psychology Universitas Negeri Yogyakarta.

Wibowo, M. E. (2018). Profesi Konseling Abad 21. Semarang: UNNES Press.




DOI: https://doi.org/10.59027/alisyraq.v6i3.385

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Published by:
Perkumpulan Ahli Bimbingan Konseling Islam Indonesia
Islamic Guidance and Counseling Room, Faculty of Da'wah and Communication Building, First Floor, State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia, Postal Code 55281

ISSN (p) : 2685-5453
ISSN (e) : 2685-8509

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.