PENGARUH SUMBER DAYA MANUSIA, AKUNTABILITAS DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA ANGGARAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Shindy Yeneda(1*), Abshor Marantika(2), Kasmawati Kasmawati(3),

(1) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang, Riau, Indonesia
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang, Riau, Indonesia
(3) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang, Riau, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia, akuntabilitas, dan komitmen organisasi terhadap partisipasi anggaran dengan gaya kepemimpinan sebagai variabel moderating. Lokus penelitian dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bangkinang dengan jumlah responden sebanyak 102 orang pegawai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS) melalui SmartPLS, dan pengujian hipotesis dilakukan dengan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi anggaran, (2) akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi anggaran, (3) komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi anggaran, (4) kualitas SDM berpengaruh tidak langsung terhadap partisipasi anggaran melalui gaya kepemimpinan, (5) akuntabilitas berpengaruh tidak langsung terhadap partisipasi anggaran melalui gaya kepemimpinan, dan (6) komitmen organisasi berpengaruh tidak langsung terhadap partisipasi anggaran melalui gaya kepemimpinan. Temuan penelitian ini memperkuat teori sumber daya manusia dan teori kepemimpinan, yang menekankan pentingnya kompetensi pegawai, akuntabilitas, serta komitmen organisasi yang diperkuat dengan peran kepemimpinan dalam meningkatkan partisipasi anggaran.


Full Text:

PDF

References


Aliyah, S., & Nahar, A. (2012). Pengaruh penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan keuangan terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 16(1), 1–15.

Anggraini, D. (2014). Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap penerapan anggaran berbasis kinerja pada instansi pemerintah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 6(2), 45–58.

Asmadewa, I. (2007). Pengaruh sumber daya manusia terhadap implementasi anggaran berbasis kinerja pada sektor publik. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(1), 23–35.

Azizah, N. (2012). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran pada SKPD. Jurnal Akuntansi Publik, 4(1), 67–79.

Bass, B. M. (1990). Bass & Stogdill’s handbook of leadership: Theory, research, and managerial applications (3rd ed.). Free Press.

Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. University of Chicago Press.

Chin, W. W. (1998). The partial least squares approach to structural equation modeling. In G. A. Marcoulides (Ed.), Modern methods for business research (pp. 295–336). Lawrence Erlbaum Associates.

Darwito. (2008). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran instansi pemerintah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik, 5(2), 89–101.

Davis, J. H., Schoorman, F. D., & Donaldson, L. (1997). Toward a stewardship theory of management. Academy of Management Review, 22(1), 20–47. https://doi.org/10.2307/259223

Donaldson, L., & Davis, J. H. (1991). Stewardship theory or agency theory: CEO governance and shareholder returns. Australian Journal of Management, 16(1), 49–64. https://doi.org/10.1177/031289629101600103

Fitri, R., dkk. (2013). Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap anggaran berbasis kinerja. Jurnal Akuntansi dan Manajemen Publik, 8(1), 34–46.

Fitriani, D. (2019). Akuntabilitas dan gaya kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja anggaran pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 9(2), 101–115.

Fiedler, F. E. (1978). The contingency model and the dynamics of the leadership process. Advances in Experimental Social Psychology, 11, 59–112.

Hastuti, S. (2013). Pengaruh komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap penerapan anggaran berbasis kinerja pada BLU Poltekkes Kemenkes Surakarta. Jurnal Manajemen Publik, 7(1), 15–28.

Huda, M. (2016). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran instansi pemerintah. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 3(2), 55–68.

Ikhsan, A. (2007). Akuntansi keperilakuan. Salemba Empat.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Kawedar, W., dkk. (2008). Faktor-faktor keberhasilan implementasi anggaran berbasis kinerja pada sektor publik. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 3(2), 45–60.

LAN & BPKP. (2000). Akuntabilitas dan good governance. Lembaga Administrasi Negara.

Mardiasmo. (2009). Akuntansi sektor publik. Andi Offset.

Premananda, N. L. P. U. (2017). Pengaruh akuntabilitas terhadap kinerja anggaran pada Pemerintah Kota Denpasar. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 18(2), 1234–1256.

Putri, R. (2010). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran instansi pemerintah. Jurnal Riset Akuntansi, 2(1), 77–89.

Putri, R. (2020). Komitmen organisasi dan pengaruhnya terhadap kinerja anggaran pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Keuangan Publik, 5(1), 33–48.

Rahmawati, S. (2021). Peran kepemimpinan dalam memperkuat akuntabilitas terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 11(1), 1–14.

Randi. (2016). Pengaruh kepemimpinan dan teknologi informasi terhadap kinerja anggaran. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik, 4(2), 56–70.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2007). Organizational behavior (12th ed.). Pearson Prentice Hall.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.

Rumenser, A. (2014). Pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap kemampuan penyusunan anggaran. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 15(2), 98–110.

Santoso, S. (2014). Structural equation modeling (SEM): Konsep dan aplikasi dengan AMOS. Elex Media Komputindo.

Stelconi, R. (2002). Public accountability and financial reporting transparency. Public Administration Review, 62(3), 310–320.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sumarno. (2005). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja anggaran instansi pemerintah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Publik, 2(1), 21–34.

Tampubolon, B. D. (2007). Analisis gaya kepemimpinan dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 3(1), 45–56.

Trianingsih, R. (2007). Gaya kepemimpinan dan partisipasi anggaran. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(1), 23–35.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Van Helden, G. J. (2005). Researching public sector transformation. Financial Accountability & Management, 21(1), 99–133.

Wiranata, I. (2011). Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja anggaran sektor publik. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 88–102.

Yuliani, R. (2018). Kepemimpinan partisipatif dalam memperkuat hubungan akuntabilitas dan kinerja anggaran pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 15(2), 134–150.




DOI: https://doi.org/10.59027/alisyraq.v9i1.1246

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Published by:
Perkumpulan Ahli Bimbingan Konseling Islam Indonesia
Islamic Guidance and Counseling Room, Faculty of Da'wah and Communication Building, First Floor, State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia, Postal Code 55281

ISSN (p) : 2685-5453
ISSN (e) : 2685-8509

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.