PERBANDINGAN KONSEP MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF MUHAMMAD ABDUH DAN JAMALUDDIN AL-AFGHANI

Nurazmira Nurazmira(1*), Supardi Ritonga(2), Rika Riauwati(3), Muhammad Nurin(4), Suheryeni Suheryeni(5),

(1) Institut Agama Islam Negeri Datuk Leksemana Bengkalis, Indonesia
(2) Institut Agama Islam Negeri Datuk Leksemana Bengkalis, Indonesia
(3) Institut Agama Islam Negeri Datuk Leksemana Bengkalis, Indonesia
(4) Institut Agama Islam Negeri Datuk Leksemana Bengkalis, Indonesia
(5) Institut Agama Islam Negeri Datuk Leksemana Bengkalis, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Modernisasi pendidikan Islam merupakan agenda penting dalam sejarah pembaruan pemikiran Islam modern, khususnya pada akhir abad ke-19 ketika dunia Islam menghadapi tekanan kolonialisme Barat, stagnasi intelektual, dan krisis institusional pendidikan. Dua tokoh sentral dalam diskursus ini adalah Muhammad Abduh dan Jamaluddin al-Afghani. Keduanya sering ditempatkan dalam satu garis modernisme Islam, namun memiliki perbedaan mendasar dalam orientasi, pendekatan, dan strategi modernisasi pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dan komparatif konsep modernisasi pendidikan Islam menurut Muhammad Abduh dan Jamaluddin al-Afghani dengan menitikberatkan pada dimensi epistemologis, tujuan pendidikan, strategi pembaruan, serta implikasinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan analisis komparatif-kritis terhadap karya tokoh dan artikel jurnal nasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammad Abduh menempatkan modernisasi pendidikan Islam sebagai proyek rasionalisasi dan reformasi institusional, sedangkan Jamaluddin al-Afghani memosisikan pendidikan sebagai instrumen kesadaran politik dan kebangkitan kolektif umat. Perbedaan ini menegaskan bahwa modernisasi pendidikan Islam bersifat plural dan kontekstual. Sintesis pemikiran keduanya relevan bagi pengembangan pendidikan Islam yang kritis, transformatif, dan berorientasi keadaban global.


Full Text:

PDF

References


Aziz, A. (2019). Pemikiran Jamaluddin al-Afghani tentang kebangkitan umat Islam. Jurnal Ushuluddin, 27(2), 215–230. https://doi.org/10.24014/jush.v27i2.7421

Azra, A. (2014). Pendidikan Islam dan modernisasi: Dinamika intelektual Muslim Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 161–179. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.32.161-179

Azra, A. (2017). Reintegrasi ilmu-ilmu dalam pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 5(1), 1–18.

Hidayat, K. (2018). Reformasi pemikiran pendidikan Islam Muhammad Abduh. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 5(1), 67–82. https://doi.org/10.15408/tjems.v5i1.9546

Ismail, F. (2016). Rasionalitas dan pembaruan pemikiran Islam abad ke-19. Jurnal Studi Islamika, 23(1), 89–110. https://doi.org/10.15408/sdi.v23i1.3154

Lubis, M. (2017). Modernisasi pendidikan Islam dalam perspektif tokoh pembaharu. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 14(2), 203–220. https://doi.org/10.14421/jpai.2017.142-04

Nasution, H. (1996). Pembaharuan dalam Islam: Sejarah pemikiran dan gerakan. Jakarta: Bulan Bintang.

Rahman, F. (2017). Islam dan tantangan modernitas: Studi pemikiran Jamaluddin al-Afghani. Jurnal Filsafat, 27(2), 145–164. https://doi.org/10.22146/jf.25012

Rohman, A. (2018). Pendidikan Islam dan kesadaran politik umat. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 91–109. https://doi.org/10.14421/jpi.2018.71.91-109

Siregar, M. (2019). Pendidikan sebagai alat transformasi sosial dalam pemikiran Islam modern. Analytica Islamica, 8(2), 175–192.

Tilaar, H. A. R. (2012). Kaleidoskop pendidikan nasional. Jakarta: Kompas.

Umar, M. (2021). Tantangan pendidikan Islam di era globalisasi. Jurnal At-Ta’dib, 16(1), 45–62. https://doi.org/10.21111/attadib.v16i1.5240

Yusuf, M. (2020). Reformasi Al-Azhar dan pengaruh pemikiran Muhammad Abduh. Jurnal Ilmu Tarbiyah, 9(2), 233–250.

Zuhdi, M. (2015). Dikotomi pendidikan Islam dan pendidikan umum: Sebuah tinjauan historis. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 85–102. https://doi.org/10.14421/jpi.2015.41.85-102

Arifin, Z. (2018). Integrasi ilmu dalam pendidikan Islam kontemporer. Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan, 16(1), 21–38. https://doi.org/10.21154/cendekia.v16i1.1236

Fauzi, A. (2019). Pendidikan Islam dan kolonialisme Barat. Jurnal Al-Tahrir, 19(2), 299–318. https://doi.org/10.21154/altahrir.v19i2.1568

Hakim, L. (2020). Pembaruan metodologi pendidikan Islam. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 181–197. https://doi.org/10.19105/tjpi.v15i2.3321

Mulyadi, D. (2017). Pendidikan Islam dan tantangan modernitas. Jurnal Ta’dib, 22(1), 55–70.

Syamsuddin, S. (2016). Rasionalisme Islam dalam perspektif pembaruan. Jurnal Studi Al-Qur’an, 12(2), 143–160.

Yunus, R. (2021). Pendidikan Islam kritis dalam perspektif pembaruan pemikiran. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(1), 1–18. https://doi.org/10.14421/jpai.2021.181-01




DOI: https://doi.org/10.59027/alisyraq.v9i1.1239

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Published by:
Perkumpulan Ahli Bimbingan Konseling Islam Indonesia
Islamic Guidance and Counseling Room, Faculty of Da'wah and Communication Building, First Floor, State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia, Postal Code 55281

ISSN (p) : 2685-5453
ISSN (e) : 2685-8509

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.