MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING REALITA [OVERCOMING STUDENTS' LEARNING DIFFICULTIES USING REALITY COUNSELING]

Shilviana Assyifa S(1*), Sriharini Sriharini(2),

(1) Konsentrasi Bimbingan dan Konseling Islam, Program Studi Magister Interdisciplinary Islamic Studies, Pascasarjana, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
(2) Program Studi Magister Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Kesulitan belajar adalah keadaan pelajar yang mengalami rintangan atau gangguan dalam proses pengajaran, sebab dapat berasal dari faktor internal atau eksternal pelajar, dan terdapat berbagai jenis kesulitan belajar. Konseling realita memandang bahwa manusia memiliki kemampuan dan keinginan untuk belajar dan berkembang. Terapi realita menekankan pentingnya kesadaran akan perilaku saat ini. Konseling realita memusatkan perhatian siswa atau klien terhadap perilaku yang bertanggung jawab, dengan berdasarkan 3-R: realita (reality), tanggung jawab (responsibility), dan benar-salah (righ and wrong). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menangani kesulitan belajar siswa dengan menggunakan konseling realita. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research). pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan meninjau dan/atau menelusuri beberapa jurnal, buku, dan dokumen yang relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah konseling realita dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialami oleh siswa.

References


Ahmadi, H. A., & Supriyono, W. (1991). Psikologi Belajar. Rineka Cipta.

Atieka, N. (2016). Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Di SMP Negeri 2 Sungkai Utara Lampung Utara. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian Lppm Um Metro, 1(1). http://dx.doi.org/10.24127/jlplppm.v1i1.105

Corey, G., & Koswara, E. (2013). Teori dan Praktek Konseling & Psikoterapi (Cet ke-7). Refika Aditama.

Daud, A. (2019). Penanganan Masalah Konseli Melalui Konseling Realitas. Jurnal Al-Taujih, 5(1). https://doi.org/10.15548/atj.v5i1.757

Djamarah, S. B. (2002). Psikologi Belajar. Rineka Cipta.

Fauzan, L., & Sudjiono, S. (1991). Reality Therapy Sebagai Pendekatan Rasional Dalam Konseling Kelompok. IKIP Malang.

Marlina, M. (2019). Asesmen Kesulitan Belajar (Cet ke-1). Prenamedia Group.

Maryani, M., Ika, I., Fatmawati, L., Erviana, V. Y., Wangid, M. N., & Mustadi, A. (2018). Model Intervensi Gangguan Kesulitan Belajar. K-Media.

Muhibbin Syah, Anang Solohin Wardan, Miftah Fauzi Rakhmat, & Muchlis. (1995). Psikologi Pendidikan: Dengan Pendekatan Baru (Rev edition). Penerbit PT Remaja Rosdakarya.

Mukhtar, M., & Rusmini, R. (2005). Pengajaran Remedial: Teori dan Penerapannya Dalam Pembelajaran. Nimas Multima.

Mulyadi, M. (2010). Diagnosis Kesulitan Belajar dan Bimbingan Terhadap Kesulitan Belajar Khusus. Nuha Litera.

Surakhmad, W. (2000). Metodologi Pengajaran Nasional. Jenmars.

Usman, M. U. (2000). Menjadi Guru Profesional. PT Remaja Rosdakarya.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan (Ed. 2). Yayasan Obor Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.59027/alihtiram.v2i2.327

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Published by:
Perkumpulan Ahli Bimbingan Konseling Islam Indonesia
Islamic Guidance and Counselling Room, Faculty of Da'wah and Communication Building, First Floor, State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga, Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia, Postal Code 55281

ISSN (e) : 2962-8350

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.