PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI TERHADAP URGENSI LITERASI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KRITIS MAHASISWA SEBAGAI GENERASI MUDA [STUDENTS’ PERCEPTIONS OF THE URGENCY OF SOCIAL LITERACY IN ENHANCING CRITICAL AWARENESS AMONG SOCIOLOGY EDUCATION STUDENTS AS YOUNG ADULTS]
(1) Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia
(2) Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia
(3) Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia
(4) Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan memperjelas pentingnya penguatan literasi sosial dalam membentuk kesadaran kritis mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar. Melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi sosial, penelitian ini bertujuan mendorong mahasiswa agar mampu mengaitkan teori sosiologi dengan realitas sosial, menilai fenomena masyarakat secara objektif, serta meningkatkan kemampuan analitis mereka terhadap isu-isu kontemporer seperti intoleransi, ketimpangan, dan misinformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan menggambarkan secara mendalam persepsi mahasiswa mengenai urgensi literasi sosial dalam membentuk kesadaran kritis. Pendekatan fenomenologis diterapkan untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam memaknai literasi sosial dan perannya dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis, yang tidak dapat diukur secara numerik tetapi dipahami melalui eksplorasi makna dari pengalaman belajar, interaksi sosial, dan pemahaman terhadap fenomena sosial di lingkungan sekitar. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar, yang menyediakan konteks akademik yang relevan untuk mengeksplorasi hubungan antara teori sosiologi, dinamika sosial, dan literasi sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai persepsi mahasiswa terhadap literasi sosial sebagai fondasi penting dalam membentuk kesadaran kritis mereka sebagai generasi muda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya literasi sosial sebagai kemampuan untuk membaca, menafsirkan, dan mengevaluasi fenomena sosial secara kritis, termasuk kesadaran terhadap keberagaman, bias, dan ketidakadilan sosial. Namun, terdapat kesenjangan antara pemahaman konseptual dan praktik literasi sosial, karena penerapan dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari belum konsisten. Faktor-faktor seperti keterbatasan model pembelajaran yang aplikatif, minimnya motivasi pribadi, dan kurangnya pengalaman sosial langsung menjadi penghambat internalisasi literasi sosial. Oleh karena itu, penguatan literasi sosial perlu diwujudkan melalui pembelajaran berbasis pengalaman, analisis kasus nyata, diskusi kritis, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan analitis sekaligus membentuk komitmen moral sebagai agen perubahan sosial.
Full Text:
PDFReferences
Algooth Putranto, Haryati, Titis Gandariani, Mitrayati, Yuliza Andriyani Siregar, & Rizky Brehnaputrifajar Khaerudin. (2025). Keterkaitan Tingkat Literasi Digital Dan Kemampuan Berpikir Kritis Di Kalangan Mahasiswa Era Society 5.0. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2532–2539. Https://Doi.Org/10.31004/Jerkin.V4i1.1994
Alhazmi, A. A., & Kaufmann, A. (2022). Phenomenological Qualitative Methods Applied To The Analysis Of Cross-Cultural Experience In Novel Educational Social Contexts. Frontiers In Psychology, 13(April). Https://Doi.Org/10.3389/Fpsyg.2022.785134
Ardina Rasiani, Herlini Puspika Sari, Erna Wilis, & Urai Setiawarni. (2025). Pendidikan Islam Di Era Post-Truth: Tantangan Dan Strategi Literasi Media Bagi Generasi Muda. Jurnal Ihsan Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 381–390. Https://Doi.Org/10.61104/Ihsan.V3i2.947
Bennett, P. R., Lutz, A. C., & Jayaram, L. (2012). Beyond The Schoolyard. Sociology Of Education, 85(2), 131–157. Https://Doi.Org/10.1177/0038040711431585
Bourdieu, P. (2022). The Logic Of Practice. In The Logic Of Practice (Pp. 80–97). Https://Doi.Org/10.1515/9781503621749-007
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches. Sage Publications.
Engeliq, F., & Hotimah. (2025). Pendidikan Kritis Melalui Kurikulum Isu: Mendorong Literasi Sosial Di Sekolah. Jurnal Inovasi Pedagogi & Teknologi (Jiptek), 3(2), 50–55. Http://Www.Journal.Arthamaramedia.Co.Id/Index.Php/Jiptek
Fajri, F., Mardianto, Nasution, M. I. P., & Irwan. (2023). Literasi Digital: Peluang Dan Tantangan Dalam Membangun Karakter Peserta Didik. Intelegensia: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 34–46.
Freire, P. (2020). Pedagogy Of The Oppressed. In The Community Performance Reader. Https://Doi.Org/10.4324/9781003060635-5
Haider, J., & Sundin, O. (2022). Paradoxes Of Media And Information Literacy: The Crisis Of Information. In Paradoxes Of Media And Information Literacy: The Crisis Of Information. Https://Doi.Org/10.4324/9781003163237
Haynes, A., Kelley, J., & Arce-Trigatti, A. (2024). Gaining Ground: Toward The Development Of Critical Thinking Skills In A Social Problems Course. International Journal For The Scholarship Of Teaching And Learning, 18(01), 1–9. Https://Doi.Org/10.20429/Ijsotl.2024.180110
Janks, H. (2012). The Importance Of Critical Literacy. English Teaching, 11(1), 150–163.
Kellner, D., & Share, J. (2005). Toward Critical Media Literacy: Core Concepts, Debates, Organizations, And Policy. Discourse, 26(3), 369–386. Https://Doi.Org/10.1080/01596300500200169
Kellner, D., & Share, J. (2007). Critical Media Literacy: Crucial Policy Choices For A Twenty-First-Century Democracy. Policy Futures In Education, 5(1), 59–69. Https://Doi.Org/10.2304/Pfie.2007.5.1.59
Livingstone, S., & Wang, Y. (2013). Media Literacy And The Communications Act What Has Been Achieved And What Should Be Done? A 2013 Update. Media Policy Brief. Http://Blogs.Lse.Ac.Uk/Mediapolicyproject/
Luitel, B. C., Dahal, N., & Pant, B. P. (2022). Critical Pedagogy: Future And Hope. Journal Of Transformative Praxis, 3(1), 1–8. Https://Doi.Org/10.51474/Jrtp.V3i1.599
Rafi, M., Jianming, Z., & Ahmad, K. (2019). Technology Integration For Students’ Information And Digital Literacy Education In Academic Libraries. Information Discovery And Delivery, 47(4), 203–217. Https://Doi.Org/10.1108/Idd-07-2019-0049
Saron, G. M., Windrawanto, Y., & Agustin, A. K. M. (2025). Pengembangan Modul Budaya Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Dalam Penggunaan Media Sosial. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2008), 260–268. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.23969/Jp.V10i02.23380
Sayekti, O. M., Haryanto, & Kartono, S. (2022). Phenomenology Of Critical Literacy For Preservice Teachers In The 21st Century Era. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 55(3), 512–522. Https://Doi.Org/10.23887/Jpp.V55i3.48227
Sudianto, R., Agustina, W., Jannah, A. K., & Hidayah, R. A. (2025). Analisis Literasi Digital Dan Berpikir Kritis Mahasiswa Pada Era Media Sosial. Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3(2), 45–50. Https://Doi.Org/10.59632/Leksikon.V3i2.476
Widiastuti, A., Supriatna, N., & Nurbayani, S. K. (2023). Application Of Lev Vygotsky’s Theory In Social Studies Learning Using Social Action Projects Based On Creative Pedagogy To Increase Student Engagement. Jurnal Pendidikan, 15(3), 4164–4174. Https://Doi.Org/10.35445/Alishlah.V15i3.3429
Yunita, E., Pargito, & Sinaga, M. R. (2018). Penerapan Model Scaffolding Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Pada Pembelajaran Sosiologi. Jurnal Studi Sosial, 6(1), 1–10. Http://Jurnal.Fkip.Unila.Ac.Id/Index.Php/Jss/Article/View/16973/12097
DOI: https://doi.org/10.59027/al-ihtiram.v4i2.1119
Refbacks
- There are currently no refbacks.
except where otherwise noted.





.png)






